PC IMM Sinjai Gelar Dialog Publik Outlook Ekonomi 2026 di Tengah Efisiensi Anggaran

Dialog Publik PC IMM Sinjai (Dok.Istimewa

Sinjai, MarajaNews—Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sinjai menggelar dialog publik bertajuk “Outlook Ekonomi Sinjai 2026 di Tengah Efisiensi Anggaran” sebagai ruang diskusi strategis dalam membaca arah pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan dihadiri oleh berbagai elemen mahasiswa, kader IMM, serta tamu undangan.

Dialog publik tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sinjai, Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Sinjai, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai.

Ketiganya memaparkan gambaran kondisi ekonomi Sinjai, tantangan efisiensi anggaran, serta peluang yang dapat dimaksimalkan pada tahun 2026.

Kepala Bappeda Sinjai dalam pemaparannya menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif dan berbasis data di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Baca Juga:  Menatap Pembangunan Sekolah Rakyat di Sinjai

Sementara itu, Pinca BRI Sinjai mengulas peran sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui penguatan UMKM dan akses pembiayaan yang inklusif.

Di sisi lain, BPS Sinjai menyajikan data dan tren ekonomi daerah sebagai pijakan objektif dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis ke depan.

Kegiatan dialog publik ini tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan antara pemangku kebijakan dan mahasiswa, tetapi juga dirangkaikan dengan dialog terbuka penyampaian visi dan misi calon Ketua Umum PC IMM Sinjai periode 2026–2027.

Para calon ketua umum diberikan kesempatan untuk menyampaikan arah gerak, gagasan, serta komitmen kepemimpinannya di hadapan forum sebagai bagian dari proses demokratis dan transparan dalam tubuh IMM.

Baca Juga:  Warga Menjerit! Air PDAM Sinjai Keruh Pekat, Aktivitas Rumah Tangga Lumpuh Total

Melalui kegiatan ini, PC IMM Sinjai menegaskan perannya sebagai organisasi kader yang responsif terhadap isu-isu strategis daerah sekaligus konsisten dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang visioner, kritis, dan berorientasi pada kemajuan umat dan daerah.

Pos terkait