Nelayan KM 3 Putri 777 Hilang di Perairan Limpoge, Satpolair Polres Sinjai Lakukan Pencarian

(Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews—Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Sinjai bergerak cepat merespons laporan hilangnya seorang nelayan yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM 3 Putri 777.

Korban bernama Aidil (20), dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Limpoge, Kabupaten Sinjai.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sinjai melalui Kasat Polair AKP Jamaluddin mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Sabtu (31/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Korban diduga terjatuh saat kapal hendak berlabuh.

Baca Juga:  Siswa MTs Darul Hikmah Lenggo-Lenggo Ukir Prestasi di Porseni HAB Kemenag 2026

“Peristiwa berawal saat kapal hendak lego jangkar di Taka Limpoge setelah dari rompong. Korban diperkirakan terjatuh saat berjalan di pinggir kapal, kemungkinan hendak ke bagian belakang untuk buang air,” jelas AKP Jamaluddin saat memimpin pencarian di perairan Pulau Sembilan.

Hingga Sabtu Sore tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolair dan nelayan setempat masih terus menyisir lokasi kejadian.

“Sampai saat ini keberadaan korban belum diketahui. Kami masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif,” tambahnya.

Paman korban, Amin, membenarkan bahwa Aidil sedang beraktivitas di luar kapal saat musibah terjadi. Mewakili pihak keluarga di Lingkungan Kokoe, Kelurahan Lappa, ia berharap Aidil segera
ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca Juga:  Dari Kisah Viral ke Ruang Kelas, MBG Jadi Pengingat Syukur Siswa di Sinjai

“Kami sangat berharap Aidil bisa berkumpul kembali bersama keluarga. Kami juga berterima kasih atas respons cepat dan bantuan dari Polair dalam proses pencarian ini,” tutur Amin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aidil merupakan ABK dari KM 3 Putri 777 milik pengusaha H. Ridwan Arsyad. Lokasi jatuhnya korban di daerah Limpoge diketahui hanya berjarak beberapa mil laut dari Kecamatan Pulau Sembilan.

Pos terkait