Musda XV HMI MPO Sulselbar Lahirkan Dua Midformatur, Salah Satunya Kader Asal Sinjai

Ashabul Qahfih (kiri) dan Ahmad Mulyadi (kanan)

LUWU, MarajaNews – Musyawarah Daerah (Musda) XV HMI MPO Badan Koordinasi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) resmi menetapkan dua nama sebagai midformatur dalam forum yang digelar pada 14–15 Februari 2026 di Kabupaten Luwu.

Kedua nama tersebut adalah Ashabul Qahfih (HMI Cabang Sinjai) dan Ahmad Mulyadi (HMI Cabang Wajo). Dari dua nama itu, Ashabul Qahfih menjadi perhatian karena merupakan putra daerah asal Sinjai yang mendapat kepercayaan forum.

Bacaan Lainnya

Penetapan midformatur dilakukan melalui tahapan verifikasi berkas dan mekanisme persidangan yang berlangsung dinamis dan demokratis. Sebelumnya, Steering Committee (SC) membuka pendaftaran bakal calon formatur dengan empat nama yang mendaftar. Namun, dua kandidat lainnya dinyatakan gugur karena tidak hadir dalam forum sesuai ketentuan organisasi.

Baca Juga:  Panitia Musda KNPI Sinjai ke-XVI Resmi Terbentuk, Siap Digelar Januari 2026

Dari sisi dukungan cabang, Ahmad Mulyadi memperoleh tiga rekomendasi cabang, sementara Ashabul Qahfih mengantongi lima rekomendasi cabang. Dukungan tersebut menjadi bagian dari dinamika demokrasi internal yang mencerminkan partisipasi aktif cabang-cabang se-Sulselbar.

Selanjutnya, kedua midformatur ini akan diajukan ke Pengurus Besar HMI MPO untuk dipilih dan ditetapkan sebagai Formatur sekaligus Ketua BADKO Sulselbar periode mendatang.

Pelaksanaan Musda di Luwu diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi serta memperkuat peran HMI MPO Sulselbar dalam merespons isu-isu keummatan dan kebangsaan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Pos terkait