Menatap Pembangunan Sekolah Rakyat di Sinjai

(Dok. Istimewa)

Sinjai, MarajaNews— Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sinjai menjadi simbol komitmen menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat kurang mampu.

 

Pembangunan yang diharapkan mampu membuka akses belajar bagi anak-anak dari wilayah terpencil dan keluarga prasejahtera sebagai langkah strategis untuk menekan angka putus sekolah di Sinjai.

 

Program Sekolah Rakyat yang merupakan inisiatif nasional tentunya bertujuan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dalam mewujudkan cita-cita melalui pendidikan yang setara dan berkeadilan.

 

Dari hasil konsultasi publik, Aswan yang mewakili CV. Mutiara Duta Plan memaparkan terkait program Sekolah Rakyat yang diarahkan untuk mendukung pemutusan rantai kemiskinan antar generasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

 

Tentunya, tujuan pembangunan ini dapat menyediakan fasilitas pendidikan gratis dan berkualitas bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Selanjutnya,

menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pembinaan karakter.

 

“Selain itu, pemenuhan kebutuhan dasar siswa melalui sistem boarding school (berasrama) sehingga siswa dapat fokus belajar dan pemerataan akses pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terpencil, terdepan) dan wilayah kantong kemiskinan,” ujarnya kepada awak media, Selasa (23/12/202).

Baca Juga:  Debut SDIT Thoriqul Jannah di Hasanuddin Championship 2, Borong 8 Medali

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Andi Muhammad Idnan menyampaikan hasil konsultasi publik yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan serta Dinas PTSP, pihaknya menunggu penilaian kementerian terkait dokumen AMDAL.

 

“Kita masih menunggu penilaian dari Kementerian Lingkungan soal AMDAL untuk menjadi dokumen pada pembangunan Sekolah Rakyat,” ungkapnya.

 

Dihadapan Dinas terkait, Aswan kembali menjelaskan lokasi pembangunan dipilih berdasarkan tingkat kemiskinan dan ketersediaan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

 

“Ketersediaan lahan dengan luas memadai (±1–3 ha tergantung kapasitas) aksesibilitas terhadap jaringan jalan, air bersih, dan listrik. Juga Pertimbangan keamanan lingkungan dan minim risiko bencana.” bebernya.

 

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat meliputi fasilitas pendidikan dan fasilitas penunjang kehidupan berasrama meliputi

gedung ruang kelas (SD/SMP/SMA sesuai jenjang),Laboratorium komputer & sains

Perpustakaan, ruang guru dan ruang kepala sekolah, ruang pembinaan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler.

 

Termasuk, fasilitas asrama dan kehidupan siswa yakni asrama putra dan putri serta ruang makan dan dapur umum serta Klinik kesehatan atau UKS dan area olahraga (lapangan serbaguna), Ruang kegiatan malam (belajar malam, konseling).

Baca Juga:  Kecelakaan Tunggal di Jalan Persatuan Raya Sinjai Tewaskan Pengendara Motor

 

Aswan menjelaskan pada pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dibangun di dekat Kantor Bupati di Lingkungan Tanassaang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, fasilitas pendukung yakni sistem sanitasi dan sistem drainase serta pengendalian limpasan air hujan serta akses jalan internal dan parkir menjadi bagian dari pembangunan tersebut.

 

“Juga, ruang genset atau panel listrik serta area penghijauan dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi fasilitas siswa nantinya,” ucapannya.

 

Untuk kapasitas pendidikan, Aswan menyebut dapat menampung sebanyak 200 hingga 500 siswa, dengan prioritas khusus untuk siswa dari keluarga desil 1–2 (miskin dan miskin ekstrem). Dan sistem perekrutan pun melalui verifikasi data sosial berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

 

Sekolah Rakyat nantinya yang dijadikan sebagai asrama ditanggung biaya makan, seragam, fasilitas asrama, fasilitas belajar ditanggung negara.

 

“Jadi siswa nantinya gokus pada pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan kemandirian. Sementara, untuk kurikulum nasional ditambah pelatihan vokasi dasar dan penguatan literasi-numerasi-digital.

Baca Juga:  Jadi Pembicara Konvensi Nasional Media Massa HPN, Mahfud MD Dorong Pers Indonesia Tingkatkan Kualitas

Pengelolaan dilakukan oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian pendidikan,” ungkapnya.

 

Tentunya, pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat meningkatnya kualitas pendidikan anak dari keluarga kurang mampu dan pemerataan pembangunan sarana pendidikan di daerah tertinggal serta menghasilkan lulusan yang disiplin, siap kerja, berkarakter, dan mandiri.

 

Lebih lanjut, Aswan mengungkapkan

rancangan pembangunan Sekolah Rakyat tentunya memprioritaskan penciptaan ruang yang sehat dan nyaman yang berkontribusi pada Peningkatan Kesehatan, Kenyamanan, dan Produktivitas Siswa dan Guru/ Impact Of Building Design On Student Well-being And Academic Performance.

 

Termasuk, mempertimbangkan faktor-faktor seperti keberlanjutan, efisiensi energi, dan kemampuan beradaptasi untuk memastikan bahwa bangunan nyaman, aman, terjamin, dan sehat bagi guru dan siswa.

 

“Integrasi teknologi untuk mendukung praktik Pendidikan yang inovatif, dapat berkontribusi untuk menciptakan pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang dinamis dan demokratis, selaras dengan kebijakan dan praktik Pendidikan yang berkembang/ Role of Technology in Modern High School Building Design,” demikian pemaparannya.

Pos terkait