MBG di Lamatti Riaja Sinjai Disorot, Menu Rapel Tiga Hari Diduga Tak Layak Konsumsi

Menu Program Makanan Bergizi di duga Tak layak Konsumsi

SINJAI, MarajaNews—Implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto di SPPG wilayah Lamatti Riaja kecamatan Bulupoddo kab Sinjai mulai mendapat kritik tajam.

Penyaluran menu yang dikelola oleh SPPG Lamatti Riaja 01 menuai sorotan negatif setelah ditemukan adanya dugaan ketidaksesuaian standar gizi dan kelayakan pangan.

Berdasarkan, mekanisme pembagian menu secara “rapel” untuk kebutuhan tiga hari ke depan justru menjadi bumerang.

Seorang penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas bahan pangan yang diterima.

“Menu rapel untuk tiga hari ke depan diduga sudah tidak layak dikonsumsi. Kami menemukan ada beberapa buah apel yang kondisinya mulai rusak, Bahkan yang paling memprihatinkan, pada buah kurma ditemukan adanya larva,” ungkap nya

Baca Juga:  Dari Kisah Viral ke Ruang Kelas, MBG Jadi Pengingat Syukur Siswa di Sinjai

Selain kondisi buah-buahan, kualitas karbohidrat yang disediakan juga dipertanyakan. penerima manfaat Mengatakan bahwa roti yang dibagikan terlihat seperti roti tawar biasa yang diolah kembali menjadi roti kering dengan tekstur yang agak keras, sehingga menyulitkan penerima manfaat terutama anak-anak saat mengonsumsinya.

Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai efektivitas pengawasan kualitas (quality control) pada tingkat penyalur lokal.

Program yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat ini dikhawatirkan justru berisiko menimbulkan masalah kesehatan baru jika standar higienitas dan kelayakan pangan diabaikan.

Merespons temuan tersebut, salah satu warga AS(36) mendesak pemerintah serta instansi terkait untuk segera turun tangan.

“Kami meminta kepada pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan investigasi terhadap SPPG Lamatti Riaja. Jangan sampai anggaran negara yang besar ini terbuang sia-sia untuk makanan yang justru membahayakan kesehatan,” tegas warga tersebut.

Baca Juga:  Luar Biasa! 2 Tahun Berturut-turut Poli-polia Juara Umum MTQ Koltim

Pos terkait