Makassar, MarajaNews—Kabar baik datang bagi para penerima Beasiswa KIP-K di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Setelah sempat mengalami keterlambatan pencairan tanpa kejelasan, dana beasiswa tersebut akhirnya dicairkan pada Selasa, 24 Februari 2026, pada sore hari, kepada sekitar 1.900 awardee. Padahal biasanya beasiswa dicairkan dibulan Januari hingga 6 februari paling lambat.
Para awardee menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Muh. Zulhamdi Suhafid, yang dinilai telah berperan aktif mengomunikasikan persoalan tersebut kepada Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad.
Sebelumnya, para penerima KIP-K mengeluhkan dana bantuan pendidikan yang tidak kunjung dicairkan tanpa penjelasan resmi yang memadai. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan, mengingat sebagian besar awardee sangat bergantung pada dana tersebut untuk membayar kebutuhan akademik dan biaya hidup.
“Alhamdulillah, setelah sempat mandek tanpa alasan yang jelas, akhirnya beasiswa kami dicairkan. Kami berterima kasih kepada Presiden BEM yang telah membantu menjembatani komunikasi hingga ke tingkat pusat,” ujar salah satu awardee.
Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar membenarkan bahwa dirinya telah menyampaikan aspirasi para awardee secara langsung kepada Sufmi Dasco Ahmad. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons cepat yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Sufmi Dasco Ahmad yang telah menerima dan menindaklanjuti aspirasi teman-teman awardee. Ini langkah strategis karena hanya dalam waktu dua hari, persoalan ini sudah mendapatkan atensi hingga akhirnya dicairkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan respons tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pemangku kebijakan di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini semata-mata untuk memastikan hak mahasiswa terpenuhi dan tidak ada lagi yang dirugikan akibat keterlambatan administratif.
Dengan cairnya dana KIP-K tersebut, diharapkan aktivitas akademik para mahasiswa penerima beasiswa dapat kembali berjalan normal tanpa dibayangi kekhawatiran finansial.





