SINJAI, MarajaNews—Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Sosial merilis laporan terbaru rekapitulasi data penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode Pertama 2026.
Berdasarkan pantauan melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) per tanggal 2 Februari 2026, tercatat total sebanyak 10.375 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam daftar salur.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai Muhammad idnan menyampaikan bahwa pemantauan data ini dilakukan secara berkala untuk memastikan bantuan pemerintah pusat tepat sasaran dan memonitor kendala yang terjadi di lapangan.
Berdasarkan data rekapitulasi per kecamatan, sebaran penerima PKH untuk bulan Januari 2026 adalah sebagai berikut:
Sinjai Barat: 1.687 KPM
Sinjai Selatan: 1.212 KPM
Sinjai Timur: 1.352 KPM
Sinjai Tengah: 1.638 KPM
Sinjai Utara: 675 KPM
Bulupoddo: 886 KPM
Sinjai Borong: 947 KPM
Tellulimpoe: 1.526 KPM
Pulau Sembilan: 452 KPM
Meskipun mayoritas bantuan telah terproses, Dinas Sosial mencatat terdapat beberapa kendala teknis dalam proses penyaluran.
Hingga tanggal 2 Februari 2026, status aplikasi SIKS-NG menunjukkan data salur belum mencapai tahap Standing Instruction (SI) secara keseluruhan.
Tercatat sebanyak 13 KPM mengalami gagal verifikasi rekening dan 63 KPM dinyatakan tidak disalurkan.
Kendala gagal rekening biasanya disebabkan oleh adanya ketidaksesuaian data antara perbankan dengan data kependudukan atau status kepesertaan.
“Kami terus melakukan pengawalan terhadap data yang mengalami kendala teknis, seperti gagal verifikasi rekening, agar hak para penerima manfaat dapat segera terselesaikan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Muhammad idnan saat Dikonfirmasi marajaNews
Muh idnan juga menekankan kepada para pendamping PKH di setiap kecamatan untuk tetap aktif melakukan pendampingan dan membantu KPM yang mengalami kendala administrasi agar proses penyaluran di tahap berikutnya berjalan lebih lancar.





