SINJAI, MarajaNews—Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sinjai sukses digelar pada hari Kamis 25 September 2025 di Panrita Hill, dengan Hairul Mutahhir terpilih secara Demokrasi sebagai Ketua DPC GMNI Sinjai periode 2025-2027 ditemani oleh Rifaldi sebagai Sekretaris
Hairul Mutahhir melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Zulfikar (Ketua) dan Faisal Setiawan (Sekretaris), yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi GMNI Sinjai selama masa jabatannya.
Konfercab kali ini mengusung tema “Transformasi kepemimpinan DPC GMNI Sinjai sebagai pilar perubahan dalam menghadapi tantangan zaman”, yang merefleksikan semangat perjuangan dan persatuan GMNI dalam menjaga dan meneruskan ajaran Marhaenisme, yang diwariskan oleh Bung Karno.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bidang Ekonomi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Bung Riyan yang menekankan pentingnya Kepekaan terhadap negara ini itulah Nasionalisme dan disaat ini GMNI sudah mencoba menawarkan konsep perekonomian ala Bung Karno yang termaktub di dalam UUD 1945 pada Pasal 23. Di dalam Marhaenisme ajaran Bung Karno itu termaktub dalam Sosio Demokrasi . Sosio Demokrasi ada dua, Demokrasi politik dan Demokrasi Ekonomi.
Dan beliau juga menitipkan bahwa Mahasiswa-Mahasiswa teruslah bergabung dimana saja asalkan itu sebuah organisasi dan itu untuk Bangsa dan Negara ini.
Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting alumni GMNI, di antaranya Bung Fathul Rahmat, S.Ak dan Bung Aidil, S.Ak (Pendiri GMNI Sinjai).
Kehadiran para alumni memberikan motivasi tambahan bagi kader-kader muda GMNI untuk terus memperkuat persatuan di tengah dinamika organisasi.
Konfercab ini diikuti oleh perwakilan Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) dari berbagai kampus di Sinjai, termasuk DPK GMNI TRISAKTI, DPK GMNI MERAH PUTIH dan DPK GMNI BHINEKA TUNGGAL IKA.
Kehadiran para DPK menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan di tubuh GMNI Sinjai tetap kokoh dalam semangat Marhaenisme.
Urgensi pelaksanaan Konfercab ini bukan semata-mata untuk memilih ketua baru, melainkan juga sebagai bukti bahwa eksistensi ajaran Marhaenisme masih terjaga dan semangatnya tetap hidup dalam setiap kader GMNI.
Hairul Mutahhir menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai ini di tengah perubahan zaman yang dinamis.
Dalam sambutannya pertamanya Hairul Mutahhir, berkomitmen untuk memimpin organisasi ini dengan semangat idiologi Marhaenisme, memperjuangkan hak-hak rakyat dan bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita organisasi dan menjadi mitra strategis dan mitra kritis bagi pemerintah dan masyarakat.
Jika kebijakan pemerintah berpihak kepada rakyat maka kita harus beriringan bersama dan mendukung namun jika kebijakan pemerintah tidak pro rakyat maka kita harus berdiri didepan mereka untuk melawan.
DPC GMNI Sinjai akan terus menjadi wadah bagi kader-kader muda dalam memperjuangkan cita-cita keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.





