Dulu Megah Jadi Arena Porprov 2022, Kini Gelanggang Renang Sinjai Terbengkalai dan Mengancam Keselamatan

(Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews—Hanya berselang dua tahun setelah gemerlap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Sulsel 2022, Gelanggang Renang Kabupaten Sinjai kini berubah wajah menjadi fasilitas yang merana.

Aset daerah yang pernah menjadi saksi bisu perjuangan atlet memperebutkan medali itu kini dalam kondisi rusak parah dan terabaikan.

Bacaan Lainnya

Kondisi memprihatinkan ini mendadak viral setelah akun TikTok Pung Dewan mengunggah video yang memperlihatkan kerusakan fatal pada struktur bangunan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas plafon dan kerangka atap gedung mulai ambruk, menciptakan ancaman nyata bagi siapa pun yang berada di lokasi.

Padahal, fasilitas ini memiliki nilai strategis dan historis yang besar bagi olahraga di “Bumi Panrita Kitta”.

Baca Juga:  Warga Kritisi Aset Pemkab Sinjai yang Tak Terawat

Dibangun pada tahun 2011, gelanggang ini awalnya diproyeksikan sebagai pusat kawah candradimuka bagi bibit-bibit atlet renang masa depan Kabupaten Sinjai.

Kekecewaan mendalam pun disuarakan warga sekitar. Mereka menyayangkan sikap pemerintah daerah melalui dinas terkait yang seolah membiarkan aset bernilai miliaran rupiah ini hancur dimakan waktu tanpa upaya pemeliharaan.

“Sangat mengecewakan. Belum lama ini tempat ini menjadi pusat perhatian saat Porprov dan berbagai kejuaraan renang lainnya. Tapi setelah acara selesai, seolah dibiarkan begitu saja. Kondisi atapnya sudah sangat membahayakan nyawa,” ujar salah seorang warga yang sering melintas di area tersebut.

Mengingat risiko kecelakaan yang tinggi akibat material bangunan yang kian rapuh, masyarakat mendesak Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sinjai, untuk segera mengambil langkah konkret.

Baca Juga:  Dorong Peningkatan SDM Desa, Bupati Bone Hadiri Retret Kepala Desa se-Sulsel di Gowa

Publik berharap aset daerah yang dibangun dengan anggaran besar ini tidak dibiarkan menjadi monumen kegagalan, melainkan segera direnovasi agar kembali aman digunakan untuk mencetak prestasi atlet lokal.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan atau solusi atas kerusakan fasilitas tersebut.

Pos terkait