Press "Enter" to skip to content

TKBM Tunon Taka Gelar Unjuk Rasa, Ini kata KSOP Nunukan

NUNUKAN – Tenaga Kerja Bongkar Muat Tunon Taka kembali menggelar aksi di Kantor  Kesyahbandaran Otroritas Pelabuhan Nunukan, puluhan pekerja itu mendesak KSOP Nunukan komitment dengan surat yang diterbitkan kepala KSOP sebelumnya, terkait legalitas TKBM sebagai Koperasi Tenaga Kerja diPelabuhan Tonon Taka.

TKBM Nunukan
TKBM Nunukan Gelar Unjuk Rasa Di Kantor KSOP Nunukan.

Meski hujan aksi tersebut tak sedikitpun melunturkan semangat para Pekerja TKBM Tunon Taka menuntut hak sebagai tenaga kerja yang berwenang  melakukan bongkar muat di Pelabuhan tersebut.

Kepala KSOP Nunukan Faisal Rahman mengatakan, setiap warga Negara berhak menyampaikan aspirasi, sepanjang tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan orang banyak, namun terkait aspirasi yang mereka layangkan ke KSOP Nunukan menurutnya hal tersebut salah alamat.

“ Kami tidak berwenang menerbitkan izin sebagaimana yang dimaksud  teman teman TKBM, tupoksi kami adalah melakukan pengawasan dilapangan ,”  kata Faisal dikonfirmasi melalui, Kamis (15/7) di Nunukan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor  PM 76 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 36 Tahun 2012 Tentang Organisasi dan Tata Cara Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

Faisal Rahman
Faisal Rahman Kepala KSOP Nunukan.

Karena Kantor KSOP menurut Faisal Rahman adalah Unit Pelaksanaan Teknis sebagai pengawasan angkutan diperairan kepelabuhanan, lingkungan diperairan dan serta penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, selain itu juga mengkoordinasikan kegiatan pemerintahan di pelabuhan sesuai amanat Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran , dan bukan lembaga yang menerbitkan Izin Usaha yang berkaitan Koperasi TKBM.

Meski Koperasi MBS sudah membuka pintu kerjasama, namun dari TKBM Tunon Taka menolak tawaran tersebut, alasannya standar upah Koperasi MBS tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

TKBM Nunukan
Aksi demonstrasi TKBM Tunon Taka di kantor KSOP Nunukan

Lebih lanjut disampaikan Faisal Rahman, Perusahaan Bongkar Muat (PBM) ini dibawah naungan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) mengajukan permohonan pendirian Kantor Cabang, hingga KSOP menerbitkan Berita Acara agar nantinya bisa menjadi referensi ke Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara untuk Legalitas Dokumen.

Pada Kamis,Mereka kembali melakukan Demo meminta kepada KSOP menindak tegas PBM Nunukan Hijau Sentosa serta, Koperasi TKBM MBS karena melakukan kegiatan ilegal tapi,hal itu tidak ditanggapi oleh KSOP Nunukan karena, izin dan legalitas mereka ada.

Karena itu Kepala KSOP Nunukan berharap agar kedua belah pihak berfikir jernih dan tidak terbawa emosi, Faisal Rahman meminta agar permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah  mufakat, ini merupakan solusi agar keduanya bisa bekerjasama lagi.#mal.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

breaking News :